Meskipunterdapat beberapa pakar seperti Nathaniel Lef, dan Bayley (meningkatkan investasi, fleksibilitas administrasi, percepatan penyelesaian pekerjaan terkait birokrasi) yang melihat ada dampak positif dari korupsi, namun secara universal korupsi lebih banyak dipandang sebagai prilaku yang berakibat pada keruksakan tatanan sosial ekonomi dan nenekAsyanni tidak ditahan, namun jika dalam waktu 15 bulan nenek Asyani melakukan tindak pidana yang sama, maka nenek Asynai harus menjalani hukuman. Sebagian besar masyarakat menilai perlakuan hukum atas dari Asyani terlalu berlebihan dan mengusuik rasa keadilan masyarakat. Apalagi Asyani hanyalah orang miskin, buta hukum yang tidak tahu apa APAKABAR “RUMAH KITA BERSAMA”? TUJUAN Peserta menyadari bahwa bumi rumah kita bersama, se-dang tidak baik-baik saja. Pandemi Covid-19 dan masalah-masalah lingkungan atau masalah sosial yang lain memba-wa dampak dan tantangan bagi kehidupan manusia. LANGKAH-LANGKAH PERTEMUAN 1. LAGU PEMBUKA Hatiku Gembira Tuhan (Ps. 435) SikapSelektif sikap untuk memiliki dan menentukan alternatif yang terbaik bagi kehidupan diri, lingkungan masyarakat, bangsa, dan negara melalui proses yang berhati-hati, rasional, dan normatif terhadap segala macam pengaruh dari luar sehingga apa yang telah menjadi pilihan dapat diterima oleh semua pihak dengan penuh Bidang Sosial Budaya Tentunyaperubahan sosial yang terjadi dipengaruhi oleh berbagai faktor dan mempunyai berbagai dampak bagi kehidupan masyarakat. Dan para ahli mempunyai pendapat yang berbeda tentang perubahan sosial tersebut. Dalam pandangan awan setiap perubahan yang terjadi pada masyarakat disebut dengan perubahan sosial. Apakah perubahan itu 1vPzqP. Kondisi sosial pasti mengalami perubahan, Quipperian. Inilah yang dinamakan perubahan sosial. Maksud dari perubahan sosial adalah penataan kembali semua aspek kehidupan, mulai dari budaya ke hubungan sosial, politik ke ekonomi, cara berpikir, hingga cara hidup. Saat perubahan ini terjadi, bisa timbul berbagai permasalahan tertentu yang berdampak pada masyarakat, lho. Biar lebih paham soal perubahan sosial, yuk, simak artikel berikut ini! Apa itu permasalahan sosial? Dalam setahun terakhir, pemberitaan kerap menampilkan korupsi, kolusi, nepotisme, pencurian, pelecehan, dan diskriminasi, serta wabah Covid-19 yang nggak kunjung berhenti. Semua pemberitaan yang berasal dari televisi, media sosial, radio, dan surat kabar tersebut menunjukkan bahwa ada banyak permasalahan sosial saat ini yang harus diatasi atau dikurangi, Quipperian. Pengertian permasalahan sosial pun bervariasi menurut para ahli. Soerjono Soekanto, profesor di bidang sosiologi, mendefinisikan permasalahan sosial sebagai, “Ketidaksesuaian antara berbagai unsur kebudayaan yang jika dibiarkan dapat membahayakan interaksi dalam kelompok sosial.” Sedangkan menurut Pincus dan Minahan, permasalahan sosial merupakan, “Kondisi sosial yang tidak sesuai dengan sejumlah nilai masyarakat setelah dievaluasi oleh masyarakat. Permasalahan sosial bisa dikenali jika terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan menurut penilaian mereka.” Jadi, berdasarkan pengertian dari para ahli ini, dapat disimpulkan bahwa permasalahan sosial adalah setiap perilaku atau kondisi yang punya konsekuensi negatif bagi sebagian besar orang. Umumnya, permasalahan sosial dinilai sebagai kondisi yang harus segera ditangani. Kalau eksklusi sosial, apa artinya? Nah, kalau eksklusi sosial itu menggambarkan situasi di mana nggak semua orang punya akses yang sama terhadap peluang dan layanan yang memungkinkan mereka menjalani kehidupan layak dan bahagia. Contoh sederhananya seperti infrastruktur air dan listrik. Ibarat jaringan listrik yang menghubungkan berbagai bagian masyarakat satu sama lain, eksklusi sosial mengacu pada blacked-out are area gelap, yaitu komunitas yang nggak terhubung ke jaringan dan nggak bisa menikmati manfaat dan peluang yang sama seperti orang lain, Quipperian. Komunitas-komunitas ini sering disebut sebagai kelompok terpinggirkan’. Faktor yang menyebabkan terjadinya permasalahan sosial Permasalahan sosial tentunya nggak terjadi begitu aja. Ada beberapa faktor yang jadi penyebabnya, di antaranya 1. Ekonomi Faktor ekonomi merupakan kontributor paling signifikan terhadap permasalahan sosial, Quipperian. Resesi global dan PHK, misalnya, bisa berpotensi memicu kejahatan. Faktor ekonomi juga dapat digunakan untuk menentukan maju atau tidaknya suatu negara. Hal ini berpengaruh juga pada masalah sosial politik dalam aspek psikologis dan biologis masyarakat. 2. Biologis Masalah sosial dapat terjadi karena faktor biologis sebagai akibat dari kondisi lingkungan yang nggak sesuai dan berpotensi menyebabkan ketidakstabilan kondisi biologis masyarakat. Contohnya wabah penyakit menular, penyakit virus baru, dan makanan beracun. Kalau suatu penyakit menular telah menyebar di suatu daerah, kondisi ini dapat menimbulkan masalah sosial. Faktor biologis juga berkontribusi terhadap malnutrisi, yang merupakan masalah sosial. Hal ini disebabkan kurangnya fasilitas kesehatan yang layak, serta kondisi ekonomi dan pendidikan masyarakat yang nggak memadai. 3. Psikologis Faktor psikologis berkaitan dengan masalah pola pikir masyarakat atau individu tertentu yang bersinggungan dengan tatanan sosial yang ada. Contohnya adalah aliran sesat dan tafsir-tafsir lain yang menyimpang dari ajaran agama dan jika ditelaah dengan saksama, sebetulnya nggak masuk akal. Berhubung masalah sosial ini menyangkut masalah kepercayaan, maka perlu penanganan yang berkelanjutan dengan pendekatan bijak. 4. Budaya Faktor budaya memicu masalah sosial dengan menimbulkan inkonsistensi dalam implementasi norma, nilai, dan kepentingan sosial sebagai akibat dari proses perubahan sosial dan pola masyarakat yang heterogen atau multikultural. Di berbagai negara, contoh masalah sosial termasuk kenakalan remaja, konflik antar-etnik, diskriminasi, gender, pernikahan dini, bahkan pengakuan hak kekayaan budaya. Budaya yang berkembang di masyarakat akan berperan dalam menimbulkan masalah sosial. Selanjutnya, beberapa budaya dalam masyarakat, seperti budaya masuk tanpa izin dan fatalistik, dapat menjadi masalah sosial. Budaya menerobos ini mengajarkan orang untuk nggak disiplin dan mengikuti aturan. Misalnya, dalam merawat sesuatu, masyarakat akan lebih memilih untuk mengambil jalan pintas dan mengabaikan proses atau prosedur yang benar. Akibatnya, suap, calo, dan budaya antre yang rendah pun menyebar. Orang yang memiliki sikap fatalistik dapat mengembangkan keyakinan anti-logika yang bisa berbahaya bagi kehidupan dan harta benda mereka. Sikap fatalistik ini juga dapat menyebabkan orang menjadi resisten alias cenderung menolak perubahan. Padahal, perubahan itu akan membuat hidup mereka lebih baik. Dampak permasalahan sosial terhadap masyarakat Berbagai jenis permasalahan sosial yang muncul di masyarakat adalah akibat dari interaksi dan hubungan negatif antar-individu. Beberapa contoh masalah sosial yang sering dijumpai dalam suatu masyarakat adalah pengangguran, kenakalan remaja, masalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia, masalah kependudukan, dan masalah sosial lainnya. Berbagai permasalahan sosial tersebut pada akhirnya berdampak pada masyarakat secara keseluruhan. Efek yang muncul juga sangat beragam, mulai dari efek positif hingga negatif. Beberapa contoh dampak negatif dari permasalahan sosial di masyarakat adalah meningkatnya kriminalitas, kesenjangan kelas sosial yang semakin melebar, munculnya perilaku menyimpang, adanya perpecahan kelompok, dan meningkatnya pengangguran. Perbedaan Perubahan Sosial dan Perubahan Budaya Perubahan Sosial terjadi karena faktor waktu, nilai sosial, norma dan pola perilaku sedangkan perubahan budaya terjadi karena adanya transformasi budaya, penemuan, dan kontak dengan budaya lain. Kesimpulan Dari sini, bisa disimpulkan kalau perubahan sosial itu berarti penataan kembali semua aspek kehidupan, mulai dari budaya ke hubungan sosial, politik ke ekonomi, cara berpikir, hingga cara hidup. Permasalahan sosial sendiri adalah setiap kondisi atau perilaku yang menghasilkan konsekuensi negatif bagi sebagian besar orang. Ingin memahami perubahan sosial dan dampaknya lebih jauh? Yuk, cek artikel Quipper lainnya untuk cari inspirasi. Selamat belajar, Quipperian! Perubahan sosial pada hakikatnya menjadi perubahan yang terjadi dalam masyarakat yang terdiri dari norma sosial, pola masyarakat, dan nilai-nilai sosial atas kondisi yang berbeda dari keadaan sebelumnya. Perubahan tersebut tentusaja terjadi dengan cepat dan dapat terjadi sangat lambat. Namun yang pasti, adanya proses sosial dan interaksi sosial yang berubah menimbulkan dampak perubahan sosial yang berarti. Untuk contohnya di masyarakat misalnya saja pola komunikasi yang terjadi pada era pandemi Covid 19 dimana seseorang biasanya bisa face to face namun karena adanya wabah tersebut pada akhirnya dilakukan secara daring yang menyebabkan adanya tingkat emosional tinggi. Perubahan sosial adalah proses perubahan yang terjadi dalam masyarakat secara terus menerus tanpa adanya sekat kontinyu. Perubahan tersebut meliputi beragam sistem sosial, sikap, pola perilaku dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. Atas dasar inilah terjadinya perubahan sosial adalah suatu realitas sosial yang mengalami perubahan dalam arti struktur sosial dan pola masyarakat yang mencakup mana kondisi ini mencangkup tentang sistem status, hubungan sosial, sistem politik dan kekuasaan. Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para ahli Adapun pengertian perubaha sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut Max Weber, Perubahan sosial adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat dari adanya ketidaksesuaian unsur-unsur yang ada di dalamnya. Selo Soemardjan, Perubahan sosial merupakan perubahan pada lembaga kemasyarakatan dalam masyarakat yang dapat mempengaruhi sistem sosial di dalamnya seperti pla perilaku, sikap dan nilai di anara kelompok masyarakat. J. L Gillin dan Gillin, Perubahan sosial adalah variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima akibat perubahan kondisi geografis, demografi, dan ideologi dalam kebudayan yang sifatnya materil yang disebabkan oleh adanya difusi baru dalam masyarakat. Kingsley Davis, Perubahan sosisal menurut Kingsley, merupakan perubahan yang mencakup berbagai cara berpkir dan pola tingkah laku yang timbul akibat interaksi yang bersifat komunikatif. Emile Durkheim, Perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi sebagai hasil dari adanya faktor ekologi dan demografis yang mengubah pola kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yangdiikat solidaritas mekanik, ke dalam kondisi masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas organik. Dampak Perubahan Sosial di Masyarakat Adapun dampak-dampak perubahan sosial terbagi atas dua, yaitu dampak positif dan negatif. Berikut Penjelasannya; Dampak Positif Antara lain; Munculnya norma dan nilai baru. Adanya struktur dan hubungan sosial baru. Terwujudnya kesetaraan gender. Terjadinya diferensiasi struktural. Munculnya budaya ilmuan. Tingginya partisipasi politik. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin tinggi. Terbukanya mobilitas sosial. Kebebasan dalam memeluk agama. Dampak Negatif Yaitu; Adanya disorientasi nilai dan norma Perubahan pola perilaku Meningkatnya budaya konsumtif. Berkembangnya sikap individualisme. Berkembangnya konflik sosial vertikal maupun horizontal. Terdapat kesenjangan sosial. Contoh Dampak Perubahan Sosial Adapun untuk beragam contoh perubahan sosial yang ada di masyarakat, antara lain sebagai berikut; Adanya perkembangan teknologi membuat masyarakat menjadi individualis. Terjadinya kesenjangan sosial dalam masyarakat. Adanya guncangan budaya yang disebabkan msyarakat yang belum siap menerima adanya perubahan sosial. Melemahnya nilai dan norma dalam kebudayaan yang disebabkan terjadinya perubahan. Terjadinya eksploitasi sumber daya alam secara massiv yang disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Timbulnya struktur sosial baru yang lebih menekankan pada hak asasi manusia. Terwujudnya kesetaraan gender di berbagai aspek kehidupan bermasyarakat. Adanya diferensiasi struktural yang mempermudah masyarakat memenuhi arti kebutuhan sesuai dengan yang diinginkannya. Timbulnya kesadaran politik yang tinggi dalam masyarakat. Berkembangnya ilmu penetahuan seiring dengan terbukanya kesempatan dalam mengemukakan pendapat dan gagasan. Berkembangnya teknologi yang merambah ke berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga mempermudah pemenuhan kebutuhan masyarakat. Terbukanya peluang untuk melakukan perpindahan dalam stratifikasi sosial. Berkembangnya budaya menghargai waktu dalam masyarakat. Berkembangnya sikap toleransi dalam masyarakat. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan semakin tinggi. Faktor Terjadinya Perubahan Sosial Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan sosial antara lain sebagai berikut Internal Yakni; Bertambah dan berkurangnya penduduk Adanya permusuhan Adanya penemuan baru Terjadinya pemberontakan atau revolusi dalam masyarakat Eksternal Diantaranya; Adanya perubahan geografis dan lingkungan Adanya peperangan dengan negara lain Pengaruh kebudayaan Pendorong Terdiri atas; Sistem pendidikan yang maju Sikap menghargai karya orang lain Stratifikasi sosial masyarakat terbuka Penduduk yang heterogen Orientasi masa depan Ketidakpuasan masyarakat Adanya nilai tambahan pada taraf kehidupan Penghambat Antara lain; Kurangnya interaksi dengan masyarakat lain Kurangnya pengetahuan teknologi Sikap masyarakat yang cenderung tradisional Kebiasaan yang suli dirubah Adanya kepentingan terpendam yang tertanam dengan kuat Bentuk Perubahan Sosial Berikut terdapat bentuk-bentuk perubahan sosial Perubahan sosial berdasarkan waktu terjadinya Perubahan secara evolusi lambat Perubahan secara revolusi cepat Perubahan sosial berdasarkan perencanaannya Perubahan sosial yang direncanakan Perubahan sosial yang tidak direncanakan Perubahan sosial berdasarkan pada pengaruh Perubahan sosial dengan pengaruh besar Perubahan sosial dengan pengaruh kecil Demikianlah penjelasan mengenai dampak perubahan sosial dan contohnya di masyarakat. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai perubahan sosial’. Squad, bagaimana kabar kalian? Bagaimana kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal kalian? Semoga selalu aman, ya! Kalian sudah pernah dengar belum sih, kalau dalam sebuah kehidupan sosial di lingkungan sosial, tentu ada yang disebut dengan perubahan sosial. Wah, ternyata nggak cuma power rangers aja ya yang bisa berubah? Hahahaha ya tentu tidak dong. Kamu tau nggak, sih, perubahan itu juga memiliki dampak positif dan negatif terhadap masyarakat. Apa saja, ya? Kuy mengenal dampak perubahan sosial terhadap masyarakat! Ini dia jagoan favorit kita semua yang bisa berubah! Sumber Dampak Positif Ada beberapa dampak positif perubahan sosial yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Dampak positif yang pertama adalah munculnya nilai dan norma baru yang lebih sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Contohnya adalah munculnya UU No. 21 Tahun 2007 yang membahas tentang perdagangan manusia. Perdagangan manusia sendiri mulai marak akhir-akhir ini, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara lain. Dampak positif yang kedua adalah berkembangnya lembaga-lembaga sosial baru, yang merupakan penerapan dari diferensiasi struktural. Lembaga-lembaga sosial ini memungkinkan anggota masyarakat untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan yang semakin kompleks. Salah satu contohnya adalah pengalihan fungsi pendidikan usia dini. Fungsi pendidikan usia dini pada awalnya merupakan tanggung jawab masing-masing keluarga, tetapi seiring dengan perkembangannya, mulai muncul institusi pendidikan yang berfokus pada Pendidikan Anak Usia Dini PAUD. Dampak positif yang ketiga adalah pesatnya perkembangan teknologi. Teknologi merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Melalui teknologi, masyarakat tidak hanya bisa mengakses informasi, tetapi juga bisa saling memberikan informasi. Teknologi berperan penting dalam kehidupan sehari-hari Sumber Shutter Stock Dampak Negatif Dampak negatif yang pertama disebut dengan disorganisasi sosial. Konsep disorganisasi sosial merupakan proses melemahnya nilai dan norma dalam suatu masyarakat akibat terjadinya perubahan. Sebagai contohnya, di era sosial media saat ini, masyarakat cenderung beralih kepada sikap individualistis mementingkan diri sendiri dan kurang memperhatikan lingkungan sosial sekitar. Kamu jangan sampai seperti itu, ya! Dampak negatif yang kedua adalah Cultural Shock atau guncangan budaya. Yang dimaksud dengan cultural shock adalah kondisi ketika masyarakat mengalami kaget karena belum siap menerima perubahan. Perubahan yang dimaksud di sini adalah perubahan yang disebabkan akibat adanya unsur-unsur kebudayaan asing yang berbeda dengan kebudayaan sendiri. Dampak terburuk dari cultural shock adalah ketertinggalan kondisi dan bisa menyebabkan terjadinya masalah sosial. Dampak negatif yang ketiga adalah Cultural Lag. Cultural Lag atau kesenjangan budaya merupakan ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan akibat terjadinya perubahan serta pergeseran kebudayaan. Cultural lag juga dapat terjadi jika terjadinya perbedaan taraf kemajuan antara berbagai daerah dalam suatu kebudayaan. Contoh cultural lag antara lain keberadaan bus khusus yang sebenarnya ditujukan untuk mengurai masalah kemacetan di ibukota, namun justru menambah kemacetan. Hal ini disebabkan karena banyak kendaraan bermotor yang menerobos masuk jalur khusus bus tersebut. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa pembaharuan transportasi publik di ibukota tidak diimbangi dengan kesadaran bertransportasi dan disiplin berlalu lintas. Semoga kamu tidak mengalami cultural lag, ya! Wah, ternyata cukup banyak ya dampak perubahan sosial terhadap masyarakat. Semoga kita bisa memperoleh yang baik-baik dan tidak ikut terseret dampak negatifnya, ya! Kamu ingin belajar lebih lanjut mengenai dampak perubahan sosial? Yuk, belajar dengan guru privat terbaik lewat ruangguru privat! Kamu bisa pesan guru les sesuai dengan kriteriamu, lho! Kuy, pesan guru sekarang dan siap-siap jadi juara! Referensi Dwi, Vina. 2009. Sosiologi untuk SMA/MA kelas XII. Jakarta Departemen Pendidikan Nasional. Artikel ini terakhir diperbarui pada tanggal 24 November 2020. Dampak perubahan sosial bisa dikatakan sebagai salah satu kehendak yang tidak bisa dihindari oleh siapapun dan masyarakat manapun. Dampak perubahan sosial ini salah satunya adalah dampak postif. Dampak positif akan terjadinya perubahan sosial akan menjadi masyarakat lebih efesiensi dalam mengerjakan sesuatu hal tanpa menghilangkan nilai guna yang ada. Oleh karena demikianlah setiap individu dan kelompok dalam masyarakat memiliki kesempatan besar dalam meningkatkan kualitas hidupnya karena adanya dampak positif perubahan sosial Dampak Positif Perubahan SosialPerkembangan Ilmu PengetahuanTerjadinya Perkembangan dalam TeknologiTercipta Lapangan Pekerjaan BaruTercipta Tenaga Kerja ProfesionalTerbentuk Nilal dan Norma BaruPeningkatan Efektivitas dan Efisiensi KerjaTerjadi Transformasi PolitikTercipta IntegrasiTerbentunya Diferensiasi Struktural Ke Arah PostifTerciptanyaan Rasa Toleransi Yang TinggiTerjadinya Kesetaraan GenderTerjadianya Pembangunan Fasilitas dan SaranaAngka Pernikahan Usia Muda RendahKebebasan dalam BerpendapatContoh Dampak Postif Perubahan SosialMesin ProduksiSebarkan iniPosting terkait Dampak Positif Perubahan Sosial Dampak positif menunjukkan bahwa perubahan sosial memberi pengaruh berupa kemajuan dalam kehidupan masyarakat. bampak positif merupakan akibat yang diingnkan oleh masyarakat agar individu mampu melampaui taraf kehidupan yang lebih baik dan sebelumnya. Adapun dampak positif perubahan sosial sebagai berikut; Perkembangan Ilmu Pengetahuan Melalui perkembangan ilmu pengetahuan, segala permasalahan diukur secara ilmiah untuk memperoleh kepastian data yang dapat digunakan sebagai sumber rujukan atau dasar pengetahuan. Perkembangan ilmu pengetahuan yang didukung berbagai riset menjadi dasar untuk mengubah nilai-nilai ama menjadi nilai-nilai baru. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong berbagai inovasi yang dapat mempermudah kehidupan masyarakat. Terjadinya Perkembangan dalam Teknologi Kemajuan ilmu pengetahuan sebagaimana yang telah disebutkan tentusaja akan menajdi pengaruh besar pada teknologi, yang mana fungsi teknologi ini mampu berperan besar dalam mendukung perubahan sosial ke arah modernisasi yang terus lebih baik lagi. Tercipta Lapangan Pekerjaan Baru Dampak positif dari perubahan sosial yang ke-2 adalah mendorong industrialisasi dan perkembangan perusahaan multinasional. Selain itu, sistem ekonomi pasar bebas mendorong masyarakat bersaing secara sehat untuk menguasai sektor-sektor ekonomi. Dengan pengembangan perusahaan secara global dan pembukaan berbagai industri yang ada di suatu wilayah tertentu, maka secara otomatis akan tersedia banyak lapangan pekerjaan sehingga mampu menyerap tenaga kerja. Tercipta Tenaga Kerja Profesional Proses industrialisasi ditunjang oleh teknologi mutakhir untuk memperbanyak hasil produksi. Persaingan mutu hasil produksi semakin ketat untuk menarik minat konsumen. Oleh karena itu, untuk mendukung persaingan industri diperlukan tenaga kerja yang memiliki kecakapan, keterampilan, keahlian dan profesionalisme tinggi. Terbentuk Nilal dan Norma Baru Pada saat teknologi komunikasi belum berkembang pesat, undangan resmi dan lembaga sosial merupakan salah satu media yang digunakan untuk mempertemukan anggota pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman undangan formal dan lembaga sosial disampaikan melalui emallsehingga mempercepat proses penyampaian pesan dan menghemat biaya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan sosial membentuk nilai dan norma baru yang sebelumnya tidak diterapkan oleh anggota masyarakat. Kondisi masyarakat yang selalu berkembang memungkinkan pembaruan nilai dan norma sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota masyarakat. Nilai dan norma baru yang telah disepakati masyarakat menjadi patokan, acuan, serta dasar penilaku yang dianggap baik dan benar. Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Teknologi mutakhir berperan besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja masyarakat sehingga lebih produktif. Teknologi tetap memegang peranan penting dalam proses kerja yang dilakukan oleh masyarakat pada saat ini. Efektivitas dan efisiensi kerja selalu tersebiut tentusaja akan berkaitan erat dengan penggunaan alat produksi yang dapat menghasilkan produk lebih cepat, lebih banyak, dan tentunya adalah tepat sasaran. Terjadi Transformasi Politik Dampak positif perubahan sosial selanjutnya adalah terjadinya transformasi politik yang berkaitan dengan perubahan sistem dan struktur politik. Menurut Setiadi dan Kolip, sistem demokrasi dijadikan tolok ukur tingkat modernitas suatu sistem politik. Sistem demokrasi menunjukkan kehidupan demokratjs yang tidak terbatas pada ranah poHtik dan pemerintahan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, budaya, dan hak asasi manusia HAM. Sistem demokrasi dipandang sebagai sistem yang tepat untuk membangun suatu negara menuju arah modern. Tercipta Integrasi Dampak postif perubahan sosial yang selanjutnya adalah terjadinya integrasi yang tentusaja dapat terjadi pada dua atau Iebih budaya, bahkan individu atau kelompok sosial dalam masyarakat. Integrasi dalam perubahan sosial ditunjukkan oleh proses akulturasi dan asimilasi dalam masyarakat. Proses akulturasi dan asimilasj menunjukkan penyesuaian dan peleburan antara kebudayaan lama dan baru yang mampu menciptakan keseimbangan dan keteraturan sosial dalam masyarakat. Terbentunya Diferensiasi Struktural Ke Arah Postif Dampak postif perubahan sosial selanjutnya adalah terciptanya diferensiasi struktural yang artinya disini mampu menjadikan kelompok-kelompok masyarakat atau lembaga dalam masyarakat untuk berfikir secara inovatif dalam membentuk struktur sosialnya. Terciptanyaan Rasa Toleransi Yang Tinggi Dampak positif perubahan sosial selanjutnya adalah dengan terciptanyaan nuansa kehidupan masyarakat yang memiliki tingkat tolerasi yang tinggi. Hal ini terbentuk karena masyarakat sudah berfikir maju dalam perkembangan kehidupan yang dialaminya. Terjadinya Kesetaraan Gender Dampak postig yang tidak bisa dihindari adanya perubahan sosial adanya terciptanya kehidupan yang menghargai perbedaan dalam segala bentuk jenis kelamin yang ada. Kesetaraan gender ini terjadi tanpa adanya paksaan dan menganggap bahwa kehidupan adalah milik bersama. Terjadianya Pembangunan Fasilitas dan Sarana Dampak yang bisa ditimbulkan dari adanya perubahan sosial adalah adanya pembangunan dalam fasilitas dan sarana ke arah yang lebih baik. Hal ini lantaran dilandasi bahwa setiap orang memiliki hak dan kewajiban yang sama, sehingga perlu adanya fasilitas dan sarana yang sama. Angka Pernikahan Usia Muda Rendah Salah satu wujud daripada adanya dampak positif dari perubahan sosial adanya rendahnya angka perkawinan masyarakat. Hal ini lantaran masyarakat secara berfikirnya mementingkan pendidikan atau soft skill sehingga mempengaruhi angka pernikahan usia muda. Kebebasan dalam Berpendapat Dampak postif yang dapat dimbil dari perubahan sosial adalah kebebasan dan berpendapat yang dilakukan olah setiap orang tanpa batas. Kebebasan ini di dapatkan karena adanya kemjun dibidang teknologi. Misalnya saja memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan endapat, baik melalui facebook, twitter, ataupun menyampaikan pendapat melalui media sosial lainnya. Contoh Dampak Postif Perubahan Sosial Contoh yang dapat diberikan dalam memahami dampak positif perubahan sosial ialah; Mesin Produksi Dengan ada atau munculnya mesin produksi yang banyak dipergunakan oleh perusahaanuntuk meningkatkan feketifitas dan efesiensi kerja. Kondiisi ini tentusaja akan banyak teknologi dalam perusahaan adalah salah satu ciri khas daripada moderenisasi dalam masyarakat yang terus menerus melakukan permbangan ke arah yang lebih baik lagi. Demikianlah tulisan mengenai dampak positif terjadinya perubahan sosial dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari. Semoga dengan adanya penjelasan yang dilakukan secara lengkap ini dapat memberikan kemudahan dan juga memberikan wawasan bagi setiap pembaca yang sedang membutuhkan materi “Perubahan Sosial”. Trimakasih.

apa dampak perubahan sosial tersebut bagi kehidupan nenek